Konsumsi BBM BYD ATTO 3 adalah -- (paling hemat bahan bakar), dan konsumsi bahan bakar tertinggi adalah --.
Konsumsi bahan bakar merupakan data yang paling intuitif untuk mengukur bahan bakar yang dibutuhkan untuk berkendara, yang dikenal sebagai L / 100 kilometer.
Berikut adalah konsumsi bahan bakar BYD ATTO 3, sumbernya dari pihak BYD:
Konsumsi bahan bakar ATTO 3 Standard 410 km adalah -.
Konsumsi bahan bakar ATTO 3 Extended 480 km adalah -.
Penghematan bahan bakar sebagai kebalikan dari konsumsi bahan bakar, dihitung sebagai jarak tempuh per unit bahan bakar, seperti kilometer / liter atau mil / galon.
Konsumsi bahan bakar mobil terutama bergantung pada teknologi dan ukurannya. Variabel-variabel tersebut meliputi:
1. Kondisi jalan, lalu lintas dan cuaca
2. Cara mengemudi
3. Kecepatan kendaraan, beban dan kondisi
Formula berikut digunakan untuk menghitung konsumsi bahan bakar dalam liter / 100km, itu merupakan tangki konsumsi bahan bakar yang paling umum digunakan.
(Liter yang digunakan × 100) ÷ km perjalanan = liter per 100 kilometer.
Dengan cara ini, Anda dapat mudah mendapatkan biaya bahan bakar bulanan BYD ATTO 3 dengan kalkulator biaya bahan bakar kami.
ATTO 3 Standard 410 km | Konsumsi BBM |
---|---|
Klaim Produsen | - |
ATTO 3 Extended 480 km | Konsumsi BBM |
---|---|
Klaim Produsen | - |
BYD Indonesia kembali melebarkan sayap bisnisnya di Tanah Air dengan menambah jaringan penjualan terbaru berlokasi di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Dealer yang dioperasikan PT Harmony Makmur Indonesia dirancang untuk memberikan pengalaman premium bagi pelanggan, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap inovasi kendaraan ramah lingkungan dan keberlanjutan. Menurut Country GM BYD Harmony Auto Indonesia, Suwandy, dipilihnya dealer baru di Slipi, tak lepas dari lokasinya yang strategis, kar
Herdi
17.01.2025
BYD merupakan pabrikan otomotif raksasa asal Negeri Tirai Bambu yang terkenal akan kecanggihan dalam menciptakan mobil listrik. Salah satu produknya yakni BYD Atto 2 direncanakan bakal diluncurkan di Inggris pada awal tahun depan. Memiliki nama lain BYD Yuan UP, mobil ini sebelumnya telah melakukan debut global di negara asalnya pada Maret 2024. Yuan UP atau Atto 2 sendiri menempati segmen SUV kompak yang diposisikan di bawah BYD Atto 3. Baca juga: BYD Tambah Investasi di Indonesia, Pabrik Diper
Enda
27.12.2024
Sebanyak 96.714 unit mobil listrik BYD diinformasikan harus dilakukan recall atau penarikan kembali karena terdapat masalah pada pengontrol Column-Assist Electric Power Steering (CEPS). Model mobil yang di recall adalah BYD Dolphin dan Yuan Plus alias Atto 3, dimana adanya kemungkinan retakan kecil pada komponen CEPS, yang jika dibiarkan bisa meluas, dan berpotensi overheat, hingga memicu terjadinya mobil terbakar. Hanya saja recall tersebut diumumkan bukan di Indonesia, melainkan di negara asal
Herdi
09.10.2024
Perbedaan BYD Atto 3 Advance dan Superior bukan cuma sekedar di baterai mengingat selisih harga barunya mencapai Rp50 juta. Sebagai SUV listrik dengan bentuk kompak, di Indonesia BYD Atto 3 berhadapan secara langsung dengan Neta X dan Chery Omoda E5. Mengenai harga, per Oktober 2024 untuk wilayah Jabodetabek tipe Advance ditawarkan Rp465.000.000, dan Superior Rp515.000.000. Memiliki selisih harga baru yang cukup banyak, berikut perbedaan BYD Atto 3 Advance dan Superior. Baca juga: Kulik Spesifik
Enda
09.10.2024
Sebagai salah satu pabrikan otomotif terbesar di daratan Tiongkok, BYD melakukan penarikan kembali (recall0 terhadap 96.714 unit mobil listrik-nya di China meliputi Dolphin dan Atto 3. Recall BYD Dolhin dan Atto 3 ini menyusul adanya laporan Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar (SAMR) Tiongkok, tentang potensi terjadinya kebakaran. Dua entitas operasi BYD akan melakukan penarikan kembali produknya yang bermasalah mulai 30 September 2024. Tercatat sebanyak 87.762 unit mobil listrik yang dihar
Enda
30.09.2024
Merek mobil terlaris di Indonesia pada Agustus 2024 adalah Toyota. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) wholesales (penjualan dari pabrik ke dealer) raksasa otomotif asal Jepang mencapai 25.989 unit. Meski berada di posisi pertama, wholesales Toyota ternyata turun 4,2 persen dari periode Juli 2024 yang tembus 27.126 unit. Sedangkan untuk retail sales (penjualan dealer ke konsumen) Toyota mencapai 25.624 unit, dan angka tersebut turun 0,7 persen. Penurunan pe
Herdi
24.09.2024