Daihatsu Hi Max hadir hanya dengan menggunakan mesin 3-silinder berkode 1KR-DE DOHC. Walau menggunakan mesin yang sama dengan Daihatsu Ayla, namun secara tenaga lebih kecil. Jika Daihatsu Ayla memiliki tenaga mencapai 65 PS, Daihatsu Hi Max hanya sebesar 57 PS pada putaran 5,000 rpm dengan torsi 85 Nm di 4,000 rpm.
Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan yang akan mengirimkan seluruh tenaga pada roda belakang. Daihatsu Hi Max hadir dengan sistem penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD). Dengan perpaduan mesin dan transmisi sehingga diklaim dapat memberikan performa yang mumpuni dalam membawa beban sesuai batas kemampuannya.
Daihatsu Hi Max telah dibekali suspensi depan MacPherson Strut plus per keong dengan suspensi belakang model rigid-axle dengan per daun. Untuk ukuran velg, Daihatsu Hi Max hadir dalam ukuran 13 inci yang terbalut ban 145R.
Hasilnya Daihatsu Hi-Max memiliki ground clearance 160 mm sehingga dianggap sesuai untuk melalui jalanan di Indonesia yang sering tergenang air. Dari hasil pengujian, Daihatsu Hi Max dapat melalui genangan air atau banjir setinggi 60 cm.
Sedangkan sistem pengereman, Daihatsu Hi Max mengandalkan model cakram berventilasi pada roda depan dan tipe tromol untuk roda belakang. Tentunya dengan seluruh perpaduan yang tersedia pada Daihatsu Hi Max dapat memberikan kenyamanan selama berkendara, selayaknya kendaraan komersial.
Daihatsu Hi Max yang mengandalkan mesin 3 silinder berkapasitas 1,000 cc tergolong cukup hemat dalam mengkonumsi bahan bakar. Dalam menempuh jarak 13,5 kilometer, Dahitasu Hi Max membutuhkan 1 liter bensin. Kemampuan ini berkat teknologi fuel-injection pada Daihatsu Hi Max yang mengunakan tanki BBM berkapasitas 38 liter.
Daihatsu Hi Max didisain untuk memenuhi kebutuhan pengusaha untuk melalui jalan sempit di perkotaan maupun pedesaan. Bentuk yang kompak memberikan keuntungan dalam bermanuver. Tampilan Daihatsu Hi Max tergolong futuristik dibandingkan kendaraan komersial yang beredar di pasar otomotif Indonesia.
Platform Daihatsu Hi Max mengambil dari saudara jauhnya, Daihatsu Hijet generasi terbaru di Jepang. Daihatsu Hi Max dianggap menjadi mobil komersial dari hasil perpaduan Daihatsu Gran Max dan Daihatsu Hijet.
Daihatsu Hi Max hadir menyesuaikan kebutuhan dengan dimensi Daihatsu Hi Max lebih ringkas dibanding Daihatsu Gran Max PU. Daya angkut Daihastsu Hi Max mencapai 750 kilogram hingga 1 ton.
Daihatsu Hi Max hadir dengan interior yang diklaim dapat memberikan rasa nyaman selama berkendara. Beberapa tempat penyimpanan atau kompartemen telah tersedia selayaknya kendaraan komersial. Termasuk tempat untuk meletakan uang koin atau botol minum di dekat kemudi.
Untuk sistem penunjuk informasi pada Daihatsu Hi Max, seperti speedometer masih menggunakan model analog, hanya indikator bensin yang telah mengadopsi sistem digital. Sementara AC dan Power Steering hanya tersedia pada versi Daihatsu Hi Max PU 1.0 STD AC PS. Tombol AC terletak di bawah audio dengan model putar untuk melakukan pengaturan.
Untuk infotaiment, Daihatsu Hi Max telah menyediakan sistem audio 1DIN (MP3) sehingga pihak ADM menyakini interior Daihatsu Hi Max dapat memberikan kenyamanan lebih kepada pengemudi.
Desain kabin Daihatsu Hi Max dapat menampung penumpang 2 – 3 orang, termasuk pengemudi. Namun tentunya akan lebih nyaman digunakan oleh dua orang saja. Paling tidak dapat membuat manuver pengemudi lebih nyaman karena ruang yang lebih luas.
Segmen | Pickup |
Tipe bodi | Pickup |
Jenis penggerak | MT |
Kapasitas mesin | 1.0 L |
Tenaga | 57 PS |
Tempat Duduk | 2 |
Daihatsu Hi Max hadir sebagai penerus dari kesuksesan Daihatsu Gran Max model pick up. Memang secara ukuran lebih ringkas atau kompak dibandingkan pendahulunya, tetap secara performa dapat diunggulkan dengan harga yang cukup terjangkau. Hadir sejak tahun 2016, Daihatsu Hi Max cukup diminati oleh para pengusaha.
Daihatsu Hi Max hadir dengan mesin 1KR-DE DOHC 3 silinder yang berkapasitas 1,000 cc. Perpaduan ukuran yang kompak dan kemampuan mesin tersebut pernah dibuktikan melalui kejuaraan nasional balap slalom dengan hasil beberapa kali merebut gelar prestasi.
Daihatsu Hi Max hadir dalam pilihan Hi Max PU 1.0 STD dan Hi Max PU 1.0 STD AC PS. Namun sayangnya, penjualan Daihatsu Hi Max tergolong sedikit. Hal ini yang membuat pihak PT Astra Daihatsu Motor (ADM) harus menghentikan produksi mobil jenis pick up ini. Daihatsu Hi Max akhirnya berhenti diproduksi setelah hadir selama tiga tahun atau stop produksi pada November 2019.
Manuver lincahPerforma dapat diandalkan
Konsumsi bahan bakar ekonomis
Harga ekonomis untuk versi dengan Power Steering
Desain eksterior futuristik
Harga jual sangat rendah
Interiornya sangat biasa
Volume daya angkut lebih kecil
Tanpa fitur berteknologi
Daihatsu Hi Max akan bersaing dengan Chevrolet Colorado, Hyundai H100, Isuzu D MAX, Isuzu Traga, …
Baca LebihTidak.Daihatsu Hi Max tidak memiliki rencana peluncuran pada tahun 2021.
Baca LebihDaihatsu Hi Max yang paling murah adalah Daihatsu Hi Max STD.Termasuk biaya tujuan, itu mencapai d…
Baca Lebih