Dulu selain motor bebek, motor tipe ayam jago juga banyak disukai dan masuk kasta motor mahal. Salah satu motor dimaksud adalah Honda Sonic 125, yang digandrungi anak muda pada masanya.
Motor ayam jago sendiri termasuk jenis underbone seperti motor bebek. Pembeda utamanya, motor ini menggunakan suspensi depan yang panjang layaknya motor tipe sport.
Kemudian lampu depan ditempatkan pada batok yang terpisah dengan setang. Sementara motor bebek, lampu menyatud dengan cover yang menutupi hingga area setang motor.
Kehadirannya tepat saat memasuki era milenium, yakni tahun 2001 dengan status produk impor dari Thailand. Motor ini sendiri menjadi produk peralihan dari motor bermesin 2-tak menjadi 4-tak.
Secara desain sudah jauh lebih modern, kesan ramping sangat kuat pada sosok motor ini. Mengusung batok lampu yang berhiaskan lampu sein pada bagian pipinya.
Bagian cover tulang underbone pun nampak sporty dengan kisi-kisi udara besar. Fungsinya untuk melepas udara panas yang berhembus dari radiator. Ya, sudah pakai pendingin cairan.
Bodi belakang tetap ramping khas motor ayam jago. Penerangan buritan memiliki bentuk seperti halnya lampu belakang motor bebek, antara lampu rem menyatu dengan sein.
Kesan ramping ditunjang dengan kelincahan bermanuver, berkat kaki-kaki ukuran 60/100-17 dan 80/90-17 di belakang. Nah, daya tarik lainnya yakni penggunaan suspensi tipe monosok yang jadi barang mewah kala itu.
Mesin Honda Sonic 125
Bentuknya ramping dan sporty.
Modal lain yang menarik dari motor ini adalah mesin 125 cc yang diusungnya. Spesifikasinya 4-tak, SOHC 2 katup, pendingin cairan dengan karburator sebagai sistem pengabutan bahan bakar.
Kapasitas mesin murninya 124,7 cc berkat paduan piston 58 mm dengan langkah piston 47,2 mm. Rasio kompresi 11:1 dan transmisi 5 percepatan serta menggunakan kopling manual.
Dan dengan spesifikasi mesin tersebut, dalam kondisi sehat Honda Sonic 125 bisa dipacu hingga kecepatan 130 km/jam! Wah, kencang jugakan?
Harga Bekas Tinggi
Disukai anak muda pada masanya.
Dengan usia yang relatif tua, lantaran sudah berumur belasan tahun, tapi harga unit bekasnya masih tinggi. Bahkan dipantau lewat situs jual beli, ada yang melabeli harga Rp 25 juta!
Wajar sih karena unit yang ditawarkan benar-benar sehat dan nampak masih mulus. Namun rata-rata harga Honda Sonic 125 bekas, tinggal belasan juga saja bahkan lebih rendah, tergantung kondisi.
Jadi yang naksir Honda Sonic 125 buat mainan akhir pekan, kudu sabar mencari ya!
Mulai menyukai dunia otomotif sejak masih duduk di bangku SMA. Kecintaannya dimulai dengan mengoprek sepeda motor yang diberikan orangtuanya, dan terus mencintai dunia otomotif khususnya roda dua. Kecintaannya membuat dirinya berkecimpung dalam industri media otomotif sampai saat ini.
Facebook : Ainto Harry Budiawan
Instagram : harrykriwil