Matic Entry Level Gak Pasaran, Mending Pilih Suzuki Nex II atau Nex Crossover?
Fariz · 26 Mei, 2022 10:30
0
0
Meski pakai basic motor yang sama, tapi ada beberapa fitur yang berbeda
Bobotnya yang ringan membuat Nex lincah dikendarai
PT Suzuki Indombil Sales (SIS) punya jagoan di matic entry level, yaitu Suzuki Nex II yang punya desain bodi ramping. Tentu ini meneruskan generasi Nex sebelumnya yang juga khas akan bodi rampingnya.
Meski entry level, tapi harganya juga tidak bisa dikatakan murah. KarenaSuzuki Nex II Standard dan Elegant punya harga Rp 17,981 juta OTR Jakarta. Lalu ada tipe Elegant Premium seharga Rp 18,436 juta dan tipe Fancy Dynamic Rp 18,688 juta OTR Jakarta.
Kalau ingin punya matic Suzuki dengan tampilan yang lebih radikal, bisa tengok Suzuki Nex Crossover yang punya banderol Rp 19,495 juta OTR Jakarta. Tipe ini mengambil basic dari Suzuki Nex II namun dengan sedikit pembeda di beberapa bagian karena bergaya crossover.
Keduanya bisa jadi alternatif motor matic entry level yang tak pasaran. Lantas apa saja pembeda dari kedua matic ini? Mari kita kulik.
Fitur Masih Mirip
Karena punya basic yang sama, tentu ada fitur-fitur basic yang juga sama. Seperti lampu-lampunya yang masih menggunakan bohlam. Tapi khusus tipe Suzuki Nex II Elegant lampunya sudah menganut tipe LED.
Begitu juga pada sistem starter yang menggunakan Easy Start System. Di mana untuk menyalakan mesin, pengendara cukup menahan rem dan tekan sekali tombol starter saja.
Nantinya dinamo starter akan berputar selama beberapa detik hingga mesin menyala, jadi gak perlu ditekan lama-lama tombol starternya ya! Kunci kontak juga masih menggunakan kunci konvensional dengan penutup magnet.
Sedangkan fitur-fitur yang lazim di matic lain ternyata masih absen di sini. Seperti parking brake lock dan side stand switch yang belum juga tersedia. Meski kecil, tapi fitur tersebut sebenarnya cukup berguna.
Pembeda yang cukup besar di antara keduanya ada pada sektor setang. Di mana Suzuki Nex Crossover menggunakan model setang pipa yang cukup tinggi. Dengan begitu posisi pundak otomatis lebih tegap dan lengan pun terasa santai.
Spidometer digital turut dipasangkan pada tipe ini. Isi informasinya ada speed meter, fuel meter, odometer, Trip A & B, dan yang terakhir volmeter. Ukuran font yang besar membuat informasinya lebih mudah dipantau.
Sedang untuk Suzuki Nex II setang pakai model tertutup layaknya matic pada umumnya. Spidometer masih pakai full analog, isi informasinya hanya speed meter, fuel meter, dan odometer.
Kompartemen
Baik Suzuki Nex II atau Suzuki Nex II Crossover memilii sepasang kompartemen di bawah setang. Lega dari kedua kompartemen hampir serupa, jadi menaruh barang bawaan bisa lebih leluasa.
Untuk varian Suzuki Nex II Elegant pada kompartemen kiri dilengkapi dengan USB Charger, sehingga pengedaranya bisa mengisi daya smartphone dengan lebih mudah. Di bawah joknya terdapat ruang bagasi yang tidak terlalu besar.
Bahkan ruang penyimpanan harus berbagi tempat dengan tempat aki, walaupun jas hujan masih bisa disimpan dengan posisi yang sangat pas-pasan. Di sebelahnya ada tangki bensin yang juga tidak terlalu besar, kapasitasnya cuma 3,6 liter.
Di sektor kaki-kaki keduanya hampir mirip. Dibekali dengan pelek palang serta rem depan cakram menggunakan kaliper satu piston dan yang belakang tentu menggunakan tipe tromol.
Pembeda yang paling mencolok ada pada warna kaliper serta ulir per belakang Suzuki Nex Crossover. Bagaimana tidak, warna merah digunakan pada varian ini sehingga membuatnya sangat terlihat.
Kemudian sesuai dengan namanya yaitu Crossover, membuat tipe ini dibekali dengan ban yang punya pattern sedikit kasar. Bisa dikatakan ban ini bertipe dual purpose, artinya siap untuk diajak ke jalur on road maupun off road.
Sebagai jantung penggeraknya, kedua matic ini tentu pakai tipe mesin yang sama. Punya spesifikasi 113 cc, pendingin udara, SOHC 2 katup. Mesin ini punya sebutan Suzuki Eco Performance (SEP).
Mesinnya punya karakter overstroke berkat kombinasi diameter piston 51 mm dengan panjang langkah 55,2 mm. Klaimnya memiliki tenaga maksimal 9,1 ps di 8.000 rpm dan torsi 8,5 Nm pada 6.000 rpm.
Sayang momen menyalakan jadi sedikit berisik karena Suzuki masih membekali mesin ini dengan dinamo starter konvensional, belum yang menyatu dengan pengisian seperti kompetitor lainnya.
Meski begitu mesin ini punya vibrasi yang sangat minim, respon kopling pada CVT juga sangat halus. Hentakan di putaran rendah cukup terasa, tapi di putaran tengah hingga atas terasa kurang mengisi.
Suzuki mengklaim rata-rata konsumsi bahan bakar Suzuki Nex II series ini 49 km/liter. Itu berarti sekali isi penuh tangki 3,6 liternya bisa membawanya melaju sejauh 176,4 km. Memang belum seirit kompetitor lainnya yang bisa mencetak angka rata-rata konsumsi bensin di atas 50 km/liter sih.
Riding Position & Handling
Kedua tipe ini punya berat kosong di bawah 100 kg. Tepatnya berat 93 kg untuk itu Suzuki Nex II dan berat 94 kg untuk Suzuki Nex Crossover. Dengan begitu pengendara bisa membawa motor dengan lincah dan tidak pegal saat terus-menerus menahan beban motor.
Karena Suzuki Nex Crossover punya setang pipa yang lebih tinggi, tentu membuat riding positionnya lebih nyaman. Jok di kedua tiipe ini khas akan karakter busa jok Suzuki yang tebal juga empuk.
Pijakan kaki pada Suzuki Nex II dan Suzuki Nex Crossover terbilang luas, sepatu ukuran 42 masih bisa bebas mengatur posisi. Dengan begitu membawa barang bawaan di tengah bisa lebih leluasa.
Handling yang disuguhkan dari matic ini tentu saja masih tergolong ringan, karena berat kosongnya masih di bawah 100 kg. Karenanya cocok sekali digunakan untuk perkotaan yang punya kondisi jalan padat.
Ini karena pengendara tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengendalikan matic ramping ini. Handling yang lincah tersebut dikombinasi juga dengan karakter suspensi yang redamannya pas.