Faktor resiko korosi, keausan komponen, dan berbagai masalah lainnya bisa cepat terjadi.
Air hujan mengandung asam yang dapat merusak komponen dan menyebabkan pengapian basah, yang bisa sebabkan motor rusak bahkan mogok.
Maka ada beberapa hal yang harus kalian terapkan, agar kuda besi kesayangan siap hadapi panas dan badai pada musim pancaroba seperti saat ini.
1. Cuci Motor Secara Rutin
Perubahan dari panas ke hujan dan sebaliknya, kerap membuat motor lebih cepat kotor.
Mencuci motor harus lebih sering saat musim hujan.
"Mencuci motor tentu jadi hal krusial, sebagai langkah mencegah karat," ujar Ade Rohman, Sub Dept. Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, main dealer motor Honda di Jawa Barat.
"Yang sering terjadi adalah bagian bawah body motor yang sering terlupakan, sehingga lama kelamaan kerangka motor bisa retak karena karat," tambahnya.
2. Cek Kondisi Rantai
Dengan kadar asam tinggi, air hujan mudah memicu karat pada bagian besi sepeda motor kesayangan kalian.
Jika motor kalian menggunakan penggerak rantai, harus sering dilumasi karena posisinya yang terbuka.
Selain itu air hujan dan kotoran, juga lebih cepat membuat rantai mudah kehilangan pelumasnya.
Selain rutin diberi pelumas dan dibersihkan pakai chain cleaner, sekalian periksa ketegangan rantai juga.
3. Kampas Rem
Rem motor berdecit saat basah adalah hal wajar, menurut Ade ini terjadi karena kampas mengembang terkena air.
Hal itu terjadi karena kampas yang mengembang, menyebabkan penyempitan ruang main bebas antara rem dengan cakram atau tromol.
Hal yang perlu diperhatikan saat mencuci motor adalah menyemprot bagian rem untuk membersihkan pasir yang mungkin terbawa saat berkendara.
4. Tapak dan Tekanan Ban
Perhatikan kondisi ban.
Dari kondisi panas yang bisa tiba-tiba hujan, maka jalan jadi licin dan rentan kecelakaan.
Sepasang ban menjadi titik tumpu motor, sehingga sangat krusial dalam hal ini.
Pastikan tapak ban masih tebal dengan melihat pada indikator TWI, dan jaga tekanan angin ban dalam kondisi standar.
"Saat musim hujan banyak lubang jalanan yang tertutupi air. Jika tanpa sengaja menerobos lubang dan tidak dalam kondisi baik, rentan terjadi kebocoran,” kata Ade.
Mulai menyukai dunia otomotif sejak masih duduk di bangku SMA. Kecintaannya dimulai dengan mengoprek sepeda motor yang diberikan orangtuanya, dan terus mencintai dunia otomotif khususnya roda dua. Kecintaannya membuat dirinya berkecimpung dalam industri media otomotif sampai saat ini.
Facebook : Ainto Harry Budiawan
Instagram : harrykriwil