Pasang Fog Lamp Motor Jadi Tren, Awas Aki Tekor dan Bikin Silau!
Fariz · 17 Apr, 2024 09:30
0
0
Perhatikan konsumsi daya dari fog lamp.
Atur posisi dan sorot lampu dengan bijak.
Banyak hal yang membuat sebuah motor nyaman dikendarai atau tidak, salah satunya di sektor penerangan atau lampu utama.
Di era sekarang ini banyak produsen sepeda motor yang menggunakan lampu tipe LED pada tiap line up produknya, ini membuat tampilan motor lebih modern dan juga lebih hemat daya.
Namun banyak yang menilai lampu utama LED ini kebanyakan memiliki pancaran sinar yang tidak terlalu terang atau tebal, salah satu solusi hematnya bisa dengan menambah fog lamp.
Fog lamp ini juga bisa menjadi solusi murah meriah untuk motor yang masih pakai lampu model bohlam halogen.
Yang penting paham cara memilih hingga memasangnya agar pancarannya optimal dan tidak merugikan bro.
Dimensi Fog Lamp Motor
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah dimensi, pasalnya saat ini banyak sekali fog lamp yang beredar di pasaran dengan berbagai model serta dimensi.
Ada yang pakai 1 lensa, 2 lensa, sampai 3 lensa yang mana masing-masing model ini memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.
Untuk penggunaan harian sebenarnya yang model 1 lensa aja udah cukup, dimensinya kecil jadi lebih simpel mau dipasang di sisi mana saja.
"Model 1 lensa ini walaupun kecil tapi output cahayanya juga sudah cukup gokil,” sebut Akbar dari RMJP Garage Modification & Lighting.
Tentunya dimensi fog lamp ini bisa juga disesuaikan dengan dimensi motor yang digunakan, kalau sekelas Mio hingga Vario series masih cocok pakai model 1 lensa.
Tapi kalau sudah main di segmen turing atau adventure seperti Honda ADV yang punya desain bodi gambot maka model 2 atau 3 lensa akan lebih cocok.
Watt Lampu
Setelah memastikan dimensi cocok dengan motor, berikutnya jangan lupa perhatikan soal daya atau watt yang dibutuhkan dari lampu tersebut.
Jadi jangan asal melihat dari fisik saja, tapi pastikan memperhatikan spesifikasi dari lampu fog lamp ini, jangan sampai terlalu besar yang bisa membuat kelistrikan motor jadi drop.
“Spek lampu 15-20 watt udah cukup, berarti saat hidup total sepasang lampu ada di 40 watt ini sudah lumayan terang."
"Biasanya ada Duromoto yang punya daya 15 watt dan ada Bull AES D2 Laser dayanya 20 watt,” tambahnya.
Yang asik untuk para pengguna motor modern saat ini tidak perlu lagi khawatir soal pengisian yang akan drop ketika menggunakan lampu tambahan seperti jaman dulu.
Karena motor-motor sekarang ini umumnya sudah pakai arus DC dan memiliki sistem pengisian lebih kuat.
Namun tetap saja perlu ada trik agar penggunaan lampu tambahan ini tetap aman tanpa membuat aki drop.
Menurutnya pengisian standar gak masalah motor-motor sekarang sih masih aman. Yang penting pakai relay.
"Tapi relay juga harus yang bagus, kalo gak bagus kadang pas nyala dia bunyi kaya ada listrik bocor. Kalau buat motor lama yang mau stabilkan arus, bisa pake power up aja,” saran pria yang bengkelnya ada di bilangan Tebet, Jaksel ini.
Sorot Cahaya
Yang tidak kalah penting ketika memutuskan menggunakan fog lamp tentu saja harus mengatur sorot cahaya dengan baik dan bijak.
Mampu menerangi jalur pengendara tapi tanpa menyilaukan pengendara dari lawan arah.
Karenanya pengaturan sorot cahaya jadi hal penting di sini, untungnya fog lamp saat ini sudah memiliki cut off atau potongan atas yang semakin baik.
Cut off inilah yang bisa mengurangi cahaya bocor, yang bisa menyilaukan dan bikin emosi pengendara sekitar, terutama dari arah berlawanan.
“Kebanyakan pasangnya sorot lampu disatuin dititik tengah, kalau di sini sorot lampu dibuat ngelebar biar lebih luas," beber Akbar.
Warna kuning dan putih pada fog lamp ini juga bisa dibalik jadi bisa disesuain sama kebutuhan.
Tips terakhir kalau emang mau incar output bagus ya jangan ragu buat ngeluarin budget lebih, karena ada harga ada rupa.
"Contoh AES D2 Laser ini harga Rp 375 ribuan, sama ongkos pasang total jadi Rp 500 ribuan udah dapet cahaya yang oke dengan harga masih terjangkau,” tutupnya.