Saat ini pabrikan otomotif mulai rajin memproduksi mobil-mobil hybrid atau mobil listrik yang ramah lingkungan. Namun bukan berarti mobil dengan mesin konvensional akan punah, termasuk mobil bermesin diesel.
Sebab mobil peminum solar ini punya fans garis kerasnya sendiri. Saat akan membeli mobil, kalian kadang mungkin bingung mengapa varian dengan mesin diesel biasanya lebih mahal.
Lantas, apa sebetulnya yang menyebabkan harga mobil bermesin Diesel bisa lebih mahal ketimbang mobil bensin? Jawabannya, sebab ongkos produksi mesin Diesel itu sendiri memang umumnya lebih mahal dibanding mesin bensin.
Pertanyaan berikutnya, kenapa bisa begitu?
Pabrikan mobil bisa menekan ongkos produksi mesin bensin karena bisa menggunakan material yang lebih murah seperti aluminium. Namun hal ini tidak bisa dilakukan pada mesin Diesel.
Material logam yang digunakan untuk bahan mesinnya harus kuat. Kepala silinder dan blok silindernya harus memakai bahan baja.
Penggunaan material yang lebih kuat harus dilakukan karena mesin Diesel punya kompresi yang lebih tinggi. Suhu udara dalam ruang bakar pun jauh lebih panas karena itu dibutuhkan untuk membakar solar dengan maksimal.
Itu baru dari sisi biaya produksi, karena masih banyak lagi alasan yang perlu kamu ketahui di balik mahalnya harga mobil bermesin diesel.
Ini antara mitos dan fakta bercampur jadi satu. Pada kenyataannya, mobil bermesin diesel konvensional ini memang bandel karena perawatannya tidak sulit.
Bisa kita ambil contoh Isuzu Panther, Toyota Kijang LGX dan Mitsubishi L300 adalah segelintir mobil diesel yang masih banyak wara-wiri di jalan meski usianya udah uzur. Mungkin populasinya tidak sebanyak mobil bensin, tapi eksistensinya sanggup bertahan hingga puluhan tahun.
Ini membuktikan mesin diesel memang tangguh, lebih tangguh dari mesin bensin. Sebab tekanan pembakaran pada mesin diesel lebih tinggi dari mesin bensin. Seperti penjelasan di atas, diperlukan bahan yang tahan terhadap tekanan tinggi dan material yang sangat kuat untuk membuat mesin diesel.
Untuk mesin diesel konvensional ini bahkan bisa memakai solar bersubsidi. Harganya juga murah, yaitu cuma Rp 5.150 dan tersedia di banyak SPBU. Jadi, sudah kelihatan hematnya.
Untuk harga beli, memang mobil diesel lebih mahal. Pertimbangan lainnya karena ini membuatnya jadi lebih irit dan memiliki torsi yang besar.
Torsi adalah kemampuan mesin untuk menggerakkan kendaraan dari posisi diam. Jadi, kita tidak usah menginjak pedal gas dalam-dalam saat akselerasi awal.
Torsi melimpah ini pula yang membuat kenapa mobil diesel lebih enak diajak jalan ke daerah pegunungan dibandingan mobil-mobil bermesin bensin.
Mobil bermesin diesel pun tergolong cukup responsif untuk kondisi macet terutama dikala mobil harus berjalan dengan kondisi stop and go. Karena tingkat pengapiannya juga tinggi, maka efisiensi BBM-nya pun bagus.
Karena tak perlu menginjak gas dalam-dalam untuk membuat mobil melaju, maka mobil diesel otomatis lebih irit dibandingkan mesin bensin. Tinggal membiasakan kaki kanan supaya kalem saat berkendara, karena torsinya yang melimpah.
Jadi untuk kedepannya, biaya pemakaiannya bisa jauh lebih murah ketimbang mobil dengan mesin bensin. Syaratnya asal pemakaian dan perawatannya dilakukan dengan benar.
Coba kalian perhatikan, biasanya opsi varian diesel pasti kapasitas mesinnya lebih besar dari varian bensin. Contohnya saja Toyota Kijang Innova, versi bensinnya berkapasitas 2.0 liter sedangkan dieselnya 2.4 liter. Bila tidak percaya, nih daftar harga Toyota Kijang Innova 2021 dari situs resmi Toyota:
Selain harganya lebih mahal, mobil diesel juga pajaknya lebih tinggi ketimbang bensin. Hal itu disebabkan karena kapasitas mesinnya juga besar.
Bandingkan dengan opsi mobil bensin yang kapasitas mesinnya beragam, bahkan ada yang di bawah 1.000 cc, maka tidak heran kalau pajaknya bisa murah. Jadi, aspek yang satu ini perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan beli mobil diesel atau bensin.
Untuk urusan harga dan pajak mobil, mobil bensin jadi pemenangnya. Tapi soal harga BBM, efisiensi dari performa mesin, dan keamanan saat terpaksa menerjang banjir, mobil diesel yang menang.
Meski demikian, kamu yang semestinya menentukan sesuai kebutuhan. Karena pada akhirnya, kamu yang akan beli mobilnya.
Jadi terlepas dari mobil bensin atau diesel, pilihlah sesuai dengan kegunaan dan kebutuhan. Semoga bermanfaat, selamat menentukan pilihan.
Jaminan Kualitas Mobil
Garansi Satu Tahun
Jaminan 5 Hari Uang Kembali
Harga Pasti, Tidak Ada Biaya Tersembunyi
2021 Toyota KIJANG INNOVA V 2.0
10.962 km
2,5 tahun
Jakarta
2022 Toyota KIJANG INNOVA G 2.0
25.226 km
1,5 tahun
Jawa Barat
2017 Toyota KIJANG INNOVA REBORN VENTURER GASOLINE 2.0
89.898 km
6 tahun
Jawa Barat
2019 Toyota KIJANG INNOVA REBORN V 2.0
89.687 km
4 tahun
Jawa Barat
2018 Toyota KIJANG INNOVA REBORN V 2.4
39.691 km
5,5 tahun
Jawa Barat