Daihatsu Pastikan Mobil yang Beredar di Indonesia Aman Tidak Perlu Recall
Herdi · 3 Mei, 2023 14:05
0
0
PT Astra Daihatsu Motor selaku agen pemegang merek Daihatsu di Indonesia memastikan tidak ikut terlibat dalam dugaan manipulasi data uji tabrak samping pada beberapa produknya seperti di Thailand dan Malaysia.
Hal ini ditegaskan langsung Marketing dan Planning & Communication Director PT ADM Sri Agung Handayani. Menurutnya mobil Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia sama sekali tidak ikut terdampak dalam masalah tersebut.
"Jadi pelanggan tetap dapat menggunakan kendaraan Daihatsu dengan aman dan nyaman," ungkap Agung kepada Autofun lewat pesan tertulis, Rabu (3/5/2023).
Lebih lanjut Agung menyatakan, semua mobil yang dijual di Indonesia sejatinya telah dilakukan pengujian dengan mengacu standar uji keamanan dan keselamatan yang berlaku, sehingga hal itu bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen.
88 Ribu Mobil Toyota Diduga Terlibat Manipulasi Data Uji Tabrak oleh Daihatsu
Seperti diketahui, pada Jumat malam, 28 April 2023 waktu setempat, Daihatsu Motor Co.,Ltd menginformasikan lewat keterangan resminya, bahwa mereka telah memodifikasi bagian dalam pintu untuk memanipulasi data uji tabrak samping.
Ya, ketika uji tabrak, pada bagian kaca pintu samping bisa diredam sehingga tidak terlalu bahaya. Hanya saja, komponen yang dibenamkan tersebut ternyata hanya saat uji coba saja, namun tidak ketika dijual secara masal.
Perodua Axia kembaran Daihatsu Ayla dan Toyota Agya
Parahnya, mobil yang terlibat dalam kasus tersebut berjumlah cukup banyak yaitu mencapai 88.123 unit, dan itu telah berlangsung sejak Agustus 2022.
Kasus ini ternyata tidak hanya menimpan merek Daihatsu saja, sebab beberapa mobil dari Toyota Yaris ATIV yang diproduksi di Thailand dan Malaysia juga ikut terlibat, yaitu mencapai 76.289 unit, sedangkan atas nama Perodua Axia sebanyak 11.834 unit Perodua Axia.
Tidak hanya itu, mobil-mobil yang terlibat manipulasi data tersebut ternyata di ekspor juga, seperti Toyota Yaris Ativ (All New Vios) dipasarkan ke Mexico.
Bos Toyota Minta Maaf
Ketua Dewan Toyota, Akio Toyoda dan Presiden Toyota Koji Sato meminta maaf atas adanya dugaan manipulasi data uji tabrak
Atas kejadian ini, cucu pendiri Toyota, yang juga menjadi Ketua Dewan Toyota, yaitu Akio Toyoda meminta maaf kepada seluruh masyarakat, dan juga menghentikan produksi sejumlah model yang dikembangkan bersama Daihatsu.
"Kesalahan yang dilakukan Daihatsu Motor Co., Ltd. adalah masalah yang menyangkut keselamatan, yang merupakan aspek terpenting dari kendaraan. Kami menganggap ini sebagai tindakan yang benar-benar tidak dapat diterima yang mengkhianati kepercayaan pelanggan kami. Kami ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan kami di seluruh dunia dan semua pihak terkait atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan," ucap Toyoda, dalam pernyataan resminya.
Mengawali karir sebagai jurnalis sejak tahun 2011 di salah satu media massa Nasional Tanah Air. Memiliki ketertarikan untuk membahas bidang otomotif, mulai dari sepeda motor, mobil, hingga bus dan truk.