5 Hal Penting di Toyota Kijang Kapsul LGX Matic, Mulai Rp60 Jutaan Lebih Kece dari Avanza

Toyota Kijang Kapsul matic hadir di tipe tertinggi yaitu LGX. Meski sudah masuk kategori Motuba, namun pesona Kijang Kapsul memang masih begitu tinggi.

Sebagai sebuah mobil keluarga, Toyota Kijang dirancang sebagai minibus atau MPV yang nyaman tapi tetap perkasa. Banyak yang tak tahu kalau Kijang juga sudah memiliki opsi transmisi matic pada generasi Kijang Kapsul. Untuk Matic ini hadir pada tipe tertinggi yaitu Toyota Kijang LGX.

Istilah Kijang Kapsul sendiri melekat pada Toyota Kijang generasi keempat yang hadir di tahun 1997. Namun saat pertama kali muncul, Kijang Kapsul masih pakai mesin dengan sistem suplai bahan bakar model karburator.

Kala itu Kijang hadir dengan dua pilihan mesin, yakni berkapasitas 1.800 cc dengan kode 7K, dan mesin bensin 2.400 cc. Semuanya masih pakai karburator, sebelum diganti dengan sistem Electronic Fuel Injection (EFI) di tahun 2000.

Selain perubahan teknologi mesin, beberapa sisi eksterior dan interior juga berubah. Antara lain penggunaan lampu utama model kristal, desain bemper baru, dan perangkat sabuk keselamatan di jok baris kedua.

Di tahun ini Kijang Kapsul hadir dengan tipe SX, LX, SSX, SGX, LSX, LGX, Rangga, dan Krista. Transmisi manual hadir di semua varian, sementara transmisi matic ada di varian LGX bermesin bensin dan diesel. Namun khusus mesin diesel, dijual dengan permintaan khusus.

Pernah jadi mobil yang cukup mewah pada masanya, kini harga bekas Kijang LGX untuk versi matic sudah relatif murah. Berdasarkan penelusuran kami di marketplace, harga MPV tersebut dijual mulai dari Rp60 jutaan untuk transmisi otomatis.

Tentu ini cukup menggiurkan bagi kalian yang sedang bingung cari mobil matic untuk di kota besar, tapi harganya bersahabat dengan perawatan yang mudah. Sebagai informasi, LGX ini merupakan tipe tertinggi, dan untuk kelengkapan fitur di tipe LGX ini sama antara versi manual atau otomatis.

Bagi yang enggan terlihat jadul, bisa memilih Kijang kapsul facelift keluaran tahun 2000. Perbedaannya yang bisa kita ketahui ialah headlamp berukuran besar dengan cover mika, bukan lagi kaca buram. Kemudian pada kaca di pintu belakang model tempel sehingga tidak ada lis karet di sekeliling kaca. 

Lantas apa saja hal penting yang perlu diketahui dari Toyota Kijang Kapsul matic? berikut ini ulasannya.

1. Toyota Kijang Kapsul Matic Ada di Varian Bensin 1.800 dan 2.000 Cc

Mesin 7K dipadukan transmisi otomatis 

Pada Kijang Kapsul, transmisi maticnya dikawinkan pada beberapa varian mesin bensin. Adapun mesin bensin di Kijang Kapsul terdiri dari 1.800 cc dengan sistem karburator (7K), dan injeksi atau EFI (7K-E), mesin bensin 2.000 cc (1RZ-FE). Untuk outputnya, 7K-E dengan kapasitas 1.800 cc EFI bertenaga 80 dk dan 1RZ-E berkapasitas 2.000 cc dengan tenaga 100 PS.

2. Harga Varian Matic Lebih Murah, dengan Transmisi yang Perkasa

Transmisi otomatis 4 percepatan

Kijang Kapsul tipe LGX bertransmisi matik malah harganya lebih murah daripada transmisi manual, Ini karena Kijang yang matic dulu peminatnya masih sepi. 

Berdasarkan penelusuran kami di marketplace jual-beli mobil, Kijang Kapsul dijual dengan harga mulai dari Rp 60 juta untuk yang termurah dan harga termahalnya Rp 110 juta. Untuk versi manualnya dijual mulai Rp 59 juta hingga Rp 120 juta.

Meskipun lebih murah, jangan cemas soal durabilitas transmisi Aisin yang dimiliki Kijang Kapsul. Maticnya jelas nggak ringkih, kuat walau transmisi jadul asalkan selalu terawat. Dan karena masih matic konvensional tentu lebih kuat dari CVT.

Baca juga: Konsumsi BBM Toyota Kijang Innova Bensin 2004 Kok Lebih Boros Dari Versi 2008, Apa Sebabnya?

3. Karakter Transmisi Maticnya Halus

Lebih praktis untuk penggunaan di dalam kota

Kijang kapsul masih memakai transmisi otomatis konvensional 4-percepatan yang dipasok oleh Aisin. Karakter tenaga yang dihasilkan ini cukup halus dan responsif. Sebagai catatan, karena hanya 4-percepatan maka pengemudi harus lincah untuk jaga putaran mesin saat menghadapi tanjakan panjang bila memakai mode D.

Untuk tanjakan panjang seperti di Cipularang, pengemudi harus pintar jaga ritme mesinnya, rpm sebaiknya dijaga di antara 2.500 - 3.000 rpm. Agar tetap bertenaga maka OD off dan sesekali perlu matikan ac juga. Dikutip dari forum Serayamotor, gigi 4 tak sampai 3.000 rpm untuk kecepatan 100 km/jam.

Jadi, kalau butuh nanjak santai maka pakai D sudah cukup, dan bisa kita pindahkan ke 2 atau low bila tanjakannya semakin curam. kalau turunan pakai 2 atau low untuk engine brake membantu pengereman.

4. Konsumsi BBM Tidak Terlalu Boros

Konsumsi BBM Toyota Kijang Kapsul Matic masih bisa sampai 10 km/jam

Bicara konsumsi BBM antara 1.800 dan 2.000 cc itu mirip. Kalau mesin dalam kondisi sehat dan normal tidak terlalu boros. Konsumsi bbm Toyota Kijang Kapsul untuk penggunaan rute kombinasi antara perkotaan dan tol, berkisar 9-10 km/liter.

Angka segitu bagi sebagian orang dianggap boros karena tenaga juga pas-pasan kalau dibandingkan mobil baru. Apalagi jika melihat konsumsi BBM mobil matic modern yang bisa sampai 12 km/jam. Tapi sebenarnya angka ini masih realistis mengingat usia dan bobot kendaraan dari Kijang Kapsul.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Toyota Kijang Kapsul Diesel, Musuh Bebuyutan Isuzu Panther

5. Transmisi Matic Agak Bolot

Emblem 4AT sebagai pembeda varian transmisi matic 

Pindah gigi di Kijang Kapsul matic tergantung dari cara pengemudi menginjak pedal gasnya. Kalau lagi jalan santai maka  di bawah 2.000 rpm sudah shifting. Tapi kalau kickdown misal di tanjakan, maka transmisinya baru mendekati 3.000 rpm akan shifting.

Akselerasi matic jadul tentu lebih bolot dibanding manual. masih matik jadul. Kelemahan maticnya, gigi 1 ke 2 itu ada nahan kalau pengemudi langsung kickdown tapi dari 2,3 ke 4 halus. Namun kalau dikendarai santai maka gejala tersebut tidak muncul.

Kesimpulan

Toyota Kijang Kapsul matic adalah salah satu kendaraan keluarga yang hingga kini masih diminati, terutama di pasar mobil bekas. Salah satu keunggulan utamanya adalah harga bekas mobil ini relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan model lain di kelasnya, membuatnya menjadi opsi ekonomis bagi pembeli dengan anggaran terbatas.

Dari segi performa, Toyota Kijang Kapsul menawarkan transmisi otomatis yang halus. Pengoperasian yang nyaman menjadikan mobil ini cocok untuk pengemudi yang mengutamakan kenyamanan berkendara di berbagai kondisi jalan.

Konsumsi bahan bakar mobil ini juga terbilang tiak terlalu boros untuk ukuran kendaraan berbahan bakar bensin, sehingga dapat mengurangi beban pengeluaran rutin bagi pemiliknya. Namun, Kijang Kapsul matic tidak luput dari kekurangan.

Salah satu kelemahannya adalah akselerasinya yang kurang cekatan, terutama saat melaju di tanjakan atau ketika dibutuhkan respons cepat di jalan raya. Hal ini bisa menjadi hambatan bagi pengemudi yang sering berkendara di area dengan medan menantang atau membutuhkan mobil dengan performa gesit.

Baca juga: Toyota Hilux Rangga Ingin Mengulang Kesuksesan Kijang Kapsul di Era 1990-an

FAQ

Apakah Kijang Kapsul ada yang transmisi matic?

Pada Kijang Kapsul, transmisi maticnya dikawinkan pada beberapa varian mesin bensin. Adapun mesin bensin di Kijang Kapsul terdiri dari 1.800 cc dengan sistem karburator (7K), dan injeksi atau EFI (7K-E), mesin bensin 2.000 cc (1RZ-FE). Untuk outputnya, 7K-E dengan kapasitas 1.800 cc EFI bertenaga 80 dk dan 1RZ-E berkapasitas 2.000 cc dengan tenaga 100 PS.

Kijang Kapsul bermesin injeksi mulai tahun berapa?

Istilah Kijang Kapsul sendiri melekat pada Toyota Kijang generasi keempat yang hadir di tahun 1997. Namun saat pertama kali muncul, Kijang Kapsul masih pakai mesin dengan sistem suplai bahan bakar model karburator. Kala itu Kijang hadir dengan dua pilihan mesin, yakni berkapasitas 1.800 cc dengan kode 7K, dan mesin bensin 2.400 cc. Semuanya masih pakai karburator, sebelum diganti dengan sistem Electronic Fuel Injection (EFI) mulai tahun 2000.

Apa tipe tertinggi Toyota Kijang Kapsul?

Kijang Kapsul tipe tertinggi yang pernah di pasarkan Toyota Indonesia adalah Kijang Rangga dan Kijang Krista.

    Channel:
Ikuti media sosial kita:

Berpengalaman di beberapa media online. Bermula menjadi reporter otomotif di situs yang lain hingga kini menjadi Editor di Au...

Beli mobil lebih mudah dan tak perlu nunggu lama

pengguna tukar tambah mobil impiannya
Tambahkan
mobil Anda

Upgrade

Toyota Kijang Innova

Video Pendek Terkait

Related Videos

Toyota Innova Zenix Jauh Lebih Baik dari Reborn?

Rekomendasi Mobil Keluarga AutoFun Indonesia 2023 (FCR)

Kijang Innova Elektrik Akhirnya Mobil Wajib Orang Kaya Butuh Colokan Listrik

Toyota Kijang Innova 50th Limited Edition, Bakal Jadi Barang Langka

Pesaing Kijang innova ! Mobil MPV Keluarga Mewah serasa Toyota Alphard Kia carnival 2021

Toyota Kijang Innova 2.7 pernah menghiasi panggung otomotif di Indonesia. Ini adalah satu dari beberapa varian dari Kijang Innova generasi pertama yang diproduksi di dalam negeri. Selang beberapa bulan setelah peluncuran Kijang Innova, PT Toyota Astra Motor pada awal 2005 menghadirkan Toyota Kijang Innova 2.7 atau yang biasa disebut dengan Kijang Arab. Namun sayang, keberadaan Kijang Innova bermesin bensin 2.700 cc di Indonesia ini hanya seumur jagung, tercatat usia mobil ini hanya mampu bertaha
Banyak yang belum mengetahui apa saja perbedaan New Mitsubishi Pajero Sport 2024 tipe Dakar dan Dakar Ultimate. New Pajero Sport meluncur di Tanah Air melalui gelaran GIIAS 2024. Model ini merupakan facelift kedua dari Pajero Sport gen 2 yang pertama kali hadir di Indonesia pada 2016. Untuk model facelift pertama mobil ini meluncur pada 2021. Pada versi improvementnya kali ini, Pajero Sport memperoleh berbagai pembaruan yang tidak dapat kalian temui pada model sebelumnya. Untuk wilayah Jabodetab
Kelebihan dan kekurangan Toyota Yaris Lele bekas adalah hal yang patut kalian ketahui jika ingin membeli hatchback yang satu ini. Mengingat, mobil tersebut sangat cocok dipakai untuk mobilitas harian diperkotaan. Generasi kedua Toyota Yaris diluncurkan di Indonesia pada Maret 2014. Sebagai city car kompak penerus Yaris Bakpao, mobil ini dibuat di Indonesia secara CKD (Completely Knocked Down) di pabrik perakitan Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang berlokasi di Karawang Barat, Jawa
Magic Battery Wuling. Mungkin kalian masih cukup asing mendengarnya. Namun ini adalah teknologi terbaru yang dikembangkan oleh SAIC group untuk beberapa kendaraan listrik mereka. Dan kini teknologi tersebut sudah diproduksi sendiri oleh PT SGMW Motor Indonesia (Wuling) di dalam negeri. Memanfaatkan fasilitas di dalam kawasan supplier park di pabrik Wuling Motors yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, Wuling sudah mulai memproduksi Magic Battery sendiri. Rencananya, Magic Battery Wuling tersebut
Selain model SUV mid-size G6, Erajaya Active Lifestyle selaku agen tunggal pemegang merek Xpeng di Tanah Air berencana meluncurkan X9 pada awal tahun ini. Keberadaan Xpeng X9 nantinya bakal berhadapan langsung dengan Zeekr 009, Maxus Mifa 9 dan BYD Denza 9 yang sama-sama menempati ceruk MPV listrik premium 7-seater bertubuh bongsor. Diperkirakan akan hadir di Indonesia melalui gelaran IIMS 2025 yang berlangsung pada 13-23 Februari mendatang, bukan cuma terlihat futuristik, secara teknologi dan j

Mobil Rekomendasi

PopulerTerbaruPembaruan
Hot
Toyota

Toyota Calya

Rp 170,20 - 190,00 Juta

Lihat Mobil
Subaru

Subaru Crosstrek

Rp 549,50 Juta

Lihat Mobil
Suzuki

Suzuki Grand Vitara

Rp 359,40 - 384,40 Juta

Lihat Mobil

Perbandingan Mobil Terkait

Toyota Kijang Innova
Lihat