Saat ini, cuaca hujan masih sering terjadi di Indonesia. Hal ini membuat berkendara sepeda motor perlu lebih berkonsentrasi untuk lebih berhati-hati.
Pasalnya, kondisi jalan raya yang sering terkena air hingga lumpur saat cuaca hujan mengakibatkan permukaan yang licin. Hal ini cukup menambah resiko terpeleset saat berkendara motor.
Sehingga saat berkendara roda dua, perlu teknik berkendara yang tepat dan juga persiapan yang lebih. Bisa juga menghindari kondisi jalan licin dengan tips yang dibagikan oleh Yamaha Riding Academy (YRA) Yogyakarta beberapa waktu lalu. Seperti apa?
Baca Juga: Kawasaki KLX 150 Terbaru Dikenalkan, Mesin Berubah Jadi Injeksi?
Sebelum berkendara, Anda bisa mengetahui kondisi cuaca terlebih dahulu. Sehingga jika keadaan terlalu berbahaya, Anda dapat menghindari jalanan yang kondisinya licin atau tergenang.
Informasi mengenai cuaca dan kondisi jalanan yang aktual dapat dicari melalui kanal berita online ataupun media sosial. Sehingga sebelum melakukan perjalanan Anda dapat mengantisipasi keadaan. Termasuk membantu untuk mencari rute perjalanan yang lebih aman.
Baca Juga: Kawasaki Bike Week 2023 Sukses Suguhkan Beragam Hiburan dan Kejutan
Jika memang terpaksa menerabas hujan dan melewati jalanan licin, pastikan dulu kondisi motor aman sebelum melakukan perjalanan. Bagian terpenting adalah kondisi ban dan juga sistem pengereman.
Pastikan ban dalam kondisi prima, alur ban masih layak dan tekanan angin juga sesuai dengan rekomendasi pabrik. Meski terdengar sepele, tapi hal ini yang paling sering diabaikan oleh pengendara.
Karena terkadang tidak melakukan pengecekan kondisi angin secara rutin. Tanpa sadar berkendara dengan ban kempes ataupun terlalu tinggi tekanan angin. Padahal kondisi ban berpengaruh ke traksi roda yang dibutuhkan. Sehingga ban tidak terasa licin ketika melewati jalan basah.
Selain kondisi cuaca dan motor, hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah teknik berkendara yang tepat. Usahakan dalam berkendara di jalan yang licin, sebaiknya posisi tubuh rileks, terutama di tangan dan bahu pengendara.
Jika menggunakan motor sport, posisikan kaki rapat mendekap tangki motor. Sementara saat menggunakan motor matik atau bebek posisikan kaki rapat di dalam dek motor. Posisi ini akan lebih aman dibandingkan saat kaki terlalu melebar.
Tak lupa, posisikan siku tangan sedikit ditekuk sehingga tangan bisa bebas bergerak mengendalikan setang motor. Selain itu pergunakan rem depan dan belakang secara halus.
Hindari juga penggunaan rem secara mendadak dan keras. Tujuannya roda tak terkunci yang justru menghilangkan traksi ke jalan raya.