Lantaran bukan motor 2-tak, munculnya asap putih pada knalpot motor 4-tak tentu bukan pemandangan normal.
Jikapun terjadi, artinya ada oli yang masuk ke ruang bakar. Apabila tetap dibiarkan, maka pelumas bakal berkurang signifikan.
Dan, hal ini pun otomatis pula mengganggu kinerja pada perangkat mesin itu sendiri.
Lantaran oli terus berkurang, maka tugas pelumas untuk melumasi jeroan mesin tidak berlangsung sebagaimana mestinya.
Akan tetapi, adanya asap putih tadi juga menjadi indikasi masalah adari 8 komponen mesin berikut ini.
Baca juga: Servis Suzuki GSX-R150 di Tahun Ketiga, Siapkan Dana Rp 500 Ribuan
Menukil dari MPM Honda Jatim, asap putih bisa terjadi karena terjadi keausan pada ring seher atau ring piston.
Perangkat ini sendiri terdiri dari dua macam yaitu ring kompresi dan ring oli.
Ring kompresi bertugas merapatkan celah antara piston dan blok silinder supaya tekanan kompresi tidak mengalami kebocoran.
Sedangkan ring oli memiliki tugas mencegah oli dari ruang engkol masuk ke ruang bakar.
Jika ring oli aus, maka akan ada celah bagi oli untuk memasuki ruang bakar.
Selain asap putih, ciri ring seher aus juga dapat dirasakan di mana tenaga mesin menjadi berkurang. Contoh lainnya, mesin sulit dinyalakan saat pagi hari.
Saat mesin bekerja, linier dan ring piston akan bergesekan. Pada kurun waktu tertentu, keduanya bakal mengalami keausan.
Sama halnya dengan kondisi ring seher, oli akan masuk dengan mudah ke ruang bakar. Untuk mengatasinya, Anda harus melakukan bore up dan membubut ulang linier silinder.
Baca juga: Berikut Cara Merawat Sistem Pengereman ABS pada Sepeda Motor
Setiap katup dilengkapi dengan seal untuk mencegah oli bocor ke area manifold. Akan tetapi, seal tersebut bisa saja mengeras atau getas. Alhasil, oli dapat masuk ke bagian tersebut.
Batang katup (valve) merupakan batang besi yang terhubung dengan cam. Pada bagian inilah cam akan bertumpu saat menekan katup. Dalam kadaan normal, batang valve harus lurus.
Sebaliknya, jika bagian itu bengkok, maka akan ada bagian intake maupun exhaust yang longgar.
Alhasil, oli akan masuk ke manifold lalu berlanjut ke ruang bakar. Ketika asap putih tadi disebabkan oleh bagian ini, baiknya ganti sela klep berikut valve-nya.
Baca juga: Jangan Hanya Fokus Pada Bodi, Ingat Mesin Motor Juga Perlu Dibersihkan!
Masalah asap putih juga dapat terjadi kalau pemasangan klep tidak benar. Pada mesin DOHC seperti Honda CBR250RR, memiliki dua chamshaft (noken as).
Satu noken as mengatur dua katup intake, sedangkan satunya lagi diperuntukkan bagi dua katup exhaust.
Pemasangan katup yang tidak benar atau bahkan sampai katup intake dan exhaust tertukar, dudukan katup pasti tidak akan sesuai. Artinya, potensi kebocoran oli juga cukup besar.
Sumber serupa menyebut, item ini berada di tengah sambungan blok silinder dan kepala silinder.
Tugasnya sebagai perapat, seperti perapat ruang supaya tekanan kompresi tidak hilang. Tugas lainnya juga merapatkan jalur oli yang bermula dari bak oli menuju ke kepala silinder.
Namun, jika permukaan packing tersebut rusak maka tekanan kompresi dapat bocor dan oli akan mengalir keluar jalur.
Jika oli itu mengarah ke ruang bakar, asap knalpot dapat berubah warna putih kebiruan.
Baca juga: Gap Harga sampai Rp2 Jutaan, Ini Perbedaan Varian Kawasaki KLX 150
Apabila hal tersebut terjadi, maka bagian mesin akan sering kotor dan terjadi rembesen oli atau seringnya muncul suara knalpot tidak wajar.
Cara mengatasinya yakni dengan mengganti packing kepala silinder menggunakan yang baru.
Penyebab motor mengeluarkan asap putih juga dapat berasal dari knalpot itu sendiri.
Ada banyak tipe knalpot yang memiliki sistem menyemprotkan oli masuk ke knalpot, khususnya pada knalpot racing supaya knalpot bisa bertahan di suhu tinggi.
Oli yang disemprotkan masuk ke dalam sisa pembakaran. Hal tersebut dikarenakan suhu gas exhaust lumayan tinggi.
Jadi, knalpot tersebut mengeluarkan asap putih. Kondisi itu tak berbahaya selama volume oli mesin masih ideal.
Baca juga: KTM Jual Motor Balap Berspesifikasi Moto2, cuma 100 Unit!
Tak hanya knalpot, penggunaan oli mesin yang tidak sesuai rekomendasi juga dapat menyebabkan munculnya asap putih dari knalpot.
Misalnya saja mengganti pelumas lebih encer dari keharusan mesin. Pelumas itu dapat masuk ke celah-celah mesin dan terjadilah pembakaran oli tadi.
Munculnya asap putih dari knalpot motor memang punya banyak penyebab, seperti yang telah dipaparkan di atas.
Untuk mencegah hal tersebut, melakukan perawatan motor secara rutin sangat dianjurkan.
Pasalnya dengan perawatan rutin, kerusakan yang lebih parah bisa dideteksi lebih dini.
Selain itu asap putih yang keluar dari knalpot motor juga memiliki aroma yang menyengat.
Selain polusi udara, juga bisa mengganggu pandangan pengendara lain di belakang Anda.
Jadi munculnya asap putih dari knalpot motor ini tak hanya akan mengganggu Anda, tapi juga pengendara lain.