Meski dihimbau untuk tidak mudik pakai motor, namun moda transportasi tersebut masih akan jadi favorit masyarakat.
Meski ada banyak program mudik gratis, baik yang dilakukan pemerintah atau pun instansi swasta, tetap hal itu kurang.
Mudik pakai motor masih jadi pilihan yang murah dari sisi biaya, juga bisa dipakai untuk berkeliling di kampung halaman.
Baca juga : Yamaha Siapkan Bengkel Siaga dan Pos Jaga Selama Arus Mudik Lebaran 2024
Sebagai contoh misalnya, mudik dari Jakarta menuju Solo dengan motor paling banyak butuh Rp 300 ribuan saja.
Dengan catatan motor yang dipakai adalah motor matic atau sport bermesin kurang dari 150 cc.
Namun selain dari efisiensi biaya, yang perlu diperhatikan adalah jumlah pemudik yang naik motor sangat banyak.
Hasil survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, akan ada 31,12 juta pemudik pakai motor.
Artinya jalanan yang akan dilalui menjadi sangat padat oleh pemudik bermotor.
Ada potensi bahaya seperti kelelahan, yang bisa mengganggu konsentrasi selama berkendara.
Apalagi pemudik yang pakai motor adalah bikers musiman yang jarang sekali jalan jauh.
Kemudian kerap membawa penumpang lebih dari satu, karena mengajak juga istri dan anaknya.
Baca juga : Sebab Motor Listrik Tak Boleh Dibawa Saat Mudik Gratis
Belum lagi barang bawaan yang dibawa dengan memasangkan kayu sebagai dudukan barang darurat.
Pulau Jawa sebagai pulau terpadat di Indonesia, akan menjadi wilayah dengan pemudik pakai motor paling banyak.
Jalur pantai utara dan lintas selatan kerap jadi primadona pemudik motor setiap menjelas Lebaran.
Smeentara itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprediksi, pemudik dengan motor akan mendominasi pada puncak arus mudik, 5-6 April 2024.
Dari data Dinas Perhubungan Jawa Barat, sebanyak 5,5 juta kendaraan roda dua akan meninggalkan Jawa Barat.
Tujuan paling banyak adalah menuju kota-kota Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Baca juga : Suzuki Peduli Mudik, Ada Towing yang Siap Angkut Motor Bermasalah
Menurut Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jawa Barat, Agus Dudik Suseno, saat mudik nanti sepeda motor akan mendominasi.
"Potensi pilihan moda transportasi yang pertama justru sepeda motor, sebanyak 5,5 juta masyarakat menggunakan sepeda motor," ujar Agus Dudik Suseno dilansir Beritasatu.
Kemudian Agus menambahkan, sebanyak 4,5 juta masyarakat menggunakan mobil pribadi, 4,2 juta menggunakan kereta api, dan 3,8 juta menggunakan bus.
"Pihak pemerintah mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik menggunakan sepeda motor agar beralih menggunakan transportasi umum," ungkapnya.
Namun meski sudah dihimbau, mudik dengan sepeda motor masih jadi alternatif favorit banyak orang.
Pemudik yang menggunakan motor, bisa memanfaatkan bengkel jaga dan pos mudik yang disiapkan pabrikan seperti Honda dan Yamaha selama arus mudik.
Tahun ini diprediksi akan ada 136 juta masyarakat Indonesia yang akan mudik dan berwisata selama libur Lebaran 2024.