Segmen motor bebek dan sport saat ini sama-sama terhimpit kehadiran motor matic dengan penjualan yang sangat dominan, bahkan sampai 80% lebih.
Namun baik motor bebek dan sport masih disukai warga luar Jawa, contohnya wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) yang membutuhkan untuk dipakai di perkebunan.
Salah satunya adalah Yamaha Jupiter Z1 yang kerap dimodifikasi, untuk dipakai masyarakat di perkebunan.
"Seperti sepatbor depan dinaikkan. Motor ini dipilih untuk dipakai dikebun," Ardyanto, GM Sales PT Aneka Makmur, Main Dealer Yamaha Kalbar.
Menariknya, motor bebek tersebut dipilih jika konsumennya punya dana yang ngepas. "Akhirnya mereka pilih bebek ini," tambahnya.
Baca juga : Serba Serbi Yamaha Jupiter Z, Motor Bebek Andalan Pembalap Yang Harganya Masih Tinggi
Beda cerita jika calon konsumen punya dana lebih misal untuk beli Yamaha MX King, konsumen ini justru akan lebih memilih Yamaha WR 155 R yang memang sudah sesuai peruntukannya.
Lantas kemana Yamaha MX King 150? Menurut pria ramah ini, motor bebek kelas 150 cc dipakai untuk perkotaan, untuk jalan-jalan yang mulus.
"Jadi kalau untuk dipakai diperkebunan, pilihannya Yamaha Jupiter atau Yamaha WR 155 R itu," tegasnya.
Dijabarkan oleh Ardyanto, wilayah yang menggunakan motor bebek tersebut diperkebunan ada di daerah Sanggau, Sintang, Sambas, Sekadau.
Motor ini merupakan motor bebek kelas menengah yang masih diniagakan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, yang memang mengisi segmen motor bebek entry level, dan di atasnya adalah Yamaha MX King yang mengisi segmen premium.
Motor ini dibekali dengan mesin 4-tak, SOHC 2 katup, pendingin udara dengan sistem pengabutan injeksi bahan bakar.
Tenaga yang mampu dihasilkan mencapai 10 PS diputaran mesin 7.750 rpm dengan torsi puncak 9,8 Nm diputaran mesin 6.750 rpm.
Tenaga dan torsi tersebut disalurkan menuju roda belakang lewat transmisi semi otomatis 4 percapatan.