Motor bebek Honda sempat menjadi penguasa pada medio tahun 2000-an lewat beragam produk.
Diantaranya Honda Karisma 125, Honda Revo, Honda Supra X 125 hingga Honda Blade 125 yang sudah discontinued.
Meski kini segmen motor bebek semakin mengecil, namun konsumennya tetap masih ada terutama luar Jakarta.
Umumnya motor bebek dipilih karena irit bahan bakar, tak kalah praktis dikendarai dan lebih tahan banting.
Pasar motor bebek pun kini terbagi antara konsumen fleet, lalu commuter atau harian dan juga hobi.
Nah, awal tahun ini PT Astra Honda Motor masih meniagakan setidaknya 5 model motor bebek alias underbone alias cub.
Rentang harganya mulai dari Rp 17 jutaan hingga termahal mencapai Rp 81 jutaan. Wow bangetkan?
Lantas ada apa saja pilihan motor bebek Honda saat ini?
Irit dan harganya terjangkau, Honda Revo Series jadi opsi menarik motor bebek pekerja.
Mesin 110 cc, SOHC 2 katup, silinder tunggal dengan injeksi dan transmisi semi otomatis 4 speed jadi andalan.
Baca juga : Dibekali YECVT, Mending Pilih Yamaha Aerox Alpha atau NMax Turbo?
Keluaran tenaganya mencapai 8,91 PS di 7.500 rpm dengan torsi maksimal 8,76 Nm di 6.000 rpm.
Klaim konsumsi bahan bakarnya mencapai 59,8 km/liter. Punya kunci kotak pengaman magnet dan punya bagasi yang cukup luas.
Motor bebek kaum pekerja dan juga pria mapan nih, Honda Supra X 125 yang punya tampilan elegan juga sporty.
Mengandalkan mesin 125 cc, SOHC 2 katup, silinder tunggal dengan injeksi dan transmisi semi otomatis 4 speed.
Keluaran tenaganya hingga 10,1 PS 8.000 rpm serta kawalan torsi puncak hingga 9,3 Nm di 4.000 rpm.
Motor ini juga dikenal irit dengan klaim konsumsi BBM menyentuh 57,2 km/liter.
Fiturnya cukup modern dengan lampu belakang LED, rem cakram ganda, gantungan barang model lipat dan bagasi 7 liter dengan power outlet.
Mulai masuk segmen premium dengan performa mesin yang aduhai, adalah Honda Supra GTR 150.
Jantung pacu yang dipakainya identik dengan milik motor sport 150 cc macam Honda CBR150R.
Baca juga : Begini Rasa Berkendara Honda ICON e:, Si Motor Listrik Rp 28 Jutaan
Berkubikasi 149,16 cc, 4-Langkah, DOHC, 4 Katup pendingin cairan dan transmisi manual 6 percepatan.
Bekal output mesin 16,3 PS di 9.000 rpm dan torsi 14,2 Nm di 6.500 rpm membuat performanya lebih dari cukup untuk harian.
Tampilan sporty, lampu depan LED, panel meter full digital, rem cakram ganda dan kunci kontak pengaman magnet jadi daya tariknya.
Motor bebek legendaris dan kini digandrungi sebagai motor hobi, ada Honda Super Cub 125.
Tampilan timeless jadi daya tariknya, tak jarang motor ini dipilih untuk bernostalgia.
Namun desain dan teknologinya sudah modern dengan lampu yang full LED dan panel meter full digital.
Bekalan mesin 125 cc, SOHC 2 katup pendingin udara, mampu menghela tenaga 9,7 PS/7500 rpm serta torsi 10,4 Nm/6.250 rpm.
Baca juga : Incar Yamaha Aerox Alpha Atau Honda Vario 160? Tipe Terendah Gak Sampai Rp 30 Juta!
Ingin motor bebek yang bisa dipakai berpetualang, menemani mancing ditepi danau, boleh lirik Honda CT125.
Motor bebek trail ini dibekali mesin 125 cc, SOHC 2 katup pendingin udara, dengan tenaga 9,2 PS/6.250 rpm serta torsi 10,8 Nm/6.250 rpm.
Sesuai peruntukannya, motor ini punya jalur intake udara dan knalpot yang tinggi, sehingga melewati air dengan aman.
Kelengkapannya pun modern, lampu full LED, panel meter full digital, rem cakram kedua roda dan rak belakang untuk membawa barang.